Penguatan Tim Gerak Cepat (TGC) Dinas Kesehatan DIY Dan Kabupaten/Kota

Pada tanggal 18-19 Desember 2017 Dinas Kesehatan DIY telah menyelenggarakan pertemuan dalam rangka refreshing Tim Gerak Cepat (TGC) Dinkes DIY dan Dinkes Kabupaten/Kota yang bertempat di Aula BLPT Yogyakarta. Pada pertemuan tersebut dijelaskan bahwa pembentukan tim gerak cepat dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, diantaranya: Daerah Istimewa Yogyakarta secara geografis sebagai wilayah yang rentan bencana, apabila terjadi bencana maka mendorong munculnya penyakit menular/tidak menular, dan permasalahan kesehatan lainnya. Selain itu DIY juga merupakan daerah yang terbuka sebagai daerah wisata dan tujuan pendidikan/pembelajaran sehingga berpotensi meningkatkan kejadian penyakit termasuk penyakit yang berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB). Tugas dari Tim Gerak Cepat diantaranya adalah:

1. Mengidentifikasi masalah kesehatan yang muncul sebelum, pada saat, dan sesudah permasalahan kesehatan terjadi.

2. Mengidentifikasi faktor risiko yang melatarbelakangi munculnya masalah kesehatan.

3. Menetapkan prioritas dan tindakan intervensi untuk mengurangi risiko dan dampak masalah kesehatan yang terjadi.

Secara teknis Tim Gerak Cepat diharapkan mampu untuk mengidentifikasi dinamika penularan penyakit, memahami terduga kontak, memahami riwayat alamiah penyakit, hingga melakukan komunikasi risiko di tingkat komunitas maupun masyarakat. Untuk lebih mudah dalam pelaksanaan tugasnya, dalam TGC akan dibuat pokja tanggap respon dan pokja epidemiologi.

Di dalam pertemuan tersebut juga diulas kembali tentang teori dan aplikasi surveilan epidemiologi dalam penaggulangan masalah kesehatan, serta penyakit-penyakit yang berpotensi KLB, dan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).

Bagikan