PERENCANAAN 2017 ; Rakontek Bidang Kesehatan DIY

Salah satu faktor dari kesuksesan upaya pembangunan adalah perencanaan yang baik. Semakin bagus perencanaan yang disusun, semakin efektif dan efisien juga upaya yang dilakukan dalam menyelesaikan masalah. Perencanaan yang baik adalah perencanaan yang menterjemahkan upaya yang akan dilakukan untuk menyelesaikan suatu permasalahan, bahkan akar permasalahan.

Dalam suatu rangkaian upaya penyelesaian masalah, akan lebih efektif jika mengkolaborasikan dan memadukan peran berbagai sektor terkait. Setiap sektor terkait tersebut didorong untuk melaksanakan penyelesaian suatu permasalahan dengan upaya dan langkah yang sesuai dengan tugas dan fungsinya. Bukan hal mudah memang, untuk memadukan sektor-sektor yang berbeda, apalagi kalau itu banyak sektor. Namun keberhasilan koordinasi lintas sektor ini, akan berdampak lebih besar dan lebih cepatnya penyelesaian permasalahan yang dihadapi.

Hal yang sama terjadi juga di bidang kesehatan. Suatu permasalahan kesehatan, mayoritas adalah sebagai "dampak" dari permasalahan lain. Sebagai contoh saja, tata kota untuk perhunian yang tidak tepat, menyebabkan banjir, sedangkan terjadinya banjir ini akan menimbulkan penyakit kulit, pernafasan, PES, dsb. Oleh karenanya, upaya penyelesaian bukan hanya dibebankan di pundak intansi kesehatan saja, tetapi juga perlu mengajak sektor-sektor terkait lainnya, atau bahkan sektor yang sama namun dengan ranah yang berbeda untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan.

Dinas Kesehatan DIY, sebagai penanggungjawab upaya penyelesaian permasalahan di wilayah DIY, berusaha untuk menyertakan peran sektor kesehatan daerah tingkat II untuk bersama-sama mengupayakan penyelesaian permasalahan kesehatan di wilayah DIY. Sebagai langkah awal, dilakukan suatu kegiatan Rapat Konsolidasi Teknis Perencanaan Bidang Kesehatan untuk tahun 2017.

Pelaksana Rapat Konsolidasi Teknis Perencanaan (Rakontek) ini adalah subbag Program Dinkes DIY. Rapat dilaksanakan di Balai Laboratorium Kesehatan Yogyakarta pada tanggal 21 dan 22 Maret 2016. Rapat diikuti oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota se-DIY, RSUD se-DIY, serta Bappeda Kabupaten / Kota se-DIY. Rapat juga diikuti oleh perwakilan seksi dan bidang dari Dinas Kesehatan DIY serta dari Bappeda DIY yang juga berperan sebagai narasumber pada salah satu sesi di hari pertama.

Hasil yang diarapkan dari Rakontek ini adalah adanya keterpaduan kegiatan 2017 untuk menyelesaiakan permasalahan kesehatan, mencegah terjadinya tumpang tindih dan "overlap" kegiatan antara pemda I dan II, serta untuk mendapatkan hasil maksimal pembangunan di bidang kesehatan di DIY.

Bagikan

Kirim Komentar