Layanan kegawatdaruratan Kesehatan di Daerah Istimewa Yogyakarta

        DIY merupakan wilayah dengan letak geografi yang beragam meliputi pegunungan, perbukitan, dataran tinggi dan dataran rendah. Wilayah DIY terletak di daerah tropis yang mempunyai 2 (dua) musim yaitu penghujan dan kemarau. dengan letak geografis seperti itu maka bencana banjir,longsor, dan kekeringan akan sangat terjadi di wilayah DIY. Ditambah DIY berada di pertemuan lempeng indoaustralia dan eurasia yang setiap saat bergerak akan sebabkan gempa bumi. Dengan melihat keadaan seperti diatas maka wilayah DIY rawan bencana. Adanya perubahan pola penyakit dari infeksi ke penyakit non infeksi, menambah kasus kegawatdaruratan yang perlu penanganan segera. Kasus stroke, gagal jantung, kecelakaan lalu lintas menyumbang kasus kegawatdaruratan kesehatan. Wilayah DIY dilintasi jalan penghubung lintas provinsi yang sering terjadi kecelakaan lalu lintas. 

        Dengan latar belakang tersebut maka perlu kesiapsiagaan dalam penanganan kegawatdaruratan tersebut, terutama untuk korban kegawatdaruratan. Dinas Kesehatan DIY telah membentuk suatu sistem penanganan kegawatdaruratan sehari-hari maupun bencana dengan membentuk Public Safety Center (PSC) 119. Tim ini bertugas memberikan pelayanan kegawatdaruratan baik sehari-hari maupun bencana yang terjadi di seluruh DIY. PSC 119 DIY tergabung dengan seluruh PSC Kabupaten dan Kota di seluruh wilayah DIY. Sehingga diharapkan masyarakat di DIY bisa mengakses pelayanan ini. Masyarakat hanya tinggal menghubungi nomor 119 menggunakan telepon rumah maupun Handphone nya.

        Pelayanan ini hanya untuk kasus kegawatdaruratan kesehatan saja, benar-benar untuk korban yang sangat memerlukan pelayanan gawat darurat seperti korban lakalantas, stroke, gagal jantung dan kasus gawat lainnya seperti korban bencana. Sehingga pelayanan ambulan untuk mengangkut jenazah atau mengantar pasien kontrol kesehatan ke rumah sakit tidak dapat menggunakan pelayanan ini. Dengan PSC 119 maka masyarakat akan dipermudah dalam mengingat ingat nomor kegawatdaruratan karena seseorang bisa gagap bila melihat atau mengalami kasus kegawatdaruratan. Dengan hanya tiga digit nomor diharapkan masyarakat mudah mengingatnya. Dengan adanya pelayanan ini diharapkan masyarakat terutama di wilayah DIY dapat terlayani dengan maksimal apabila mengalami kasus kegawatdaruratan.

Bagikan