Workshop Profil dan PMKDR : Kualitas Data Profil Perlu Ditingkatkan

Capaian kinerja program kesehatan dapat dilihat dari buku profil kesehatan yang setiap tahun diterbitkan baik oleh Dinas Kesehatan Provinsi maupun kab/kota di seluruh Indonesia. Data dan informasi yang ada dalam buku profil selalu dibutuhkan oleh internal Dinas Kesehatan sendiri maupun pihak luar dan lintas sektor yang terkait dengan bidang kesehatan. Instansi lain seperti Bappeda, BPS, BKKBN, BPPM, Dinas Sosial dll juga membutuhkan data sektoral dari kesehatan untuk penerbitan dan publikasi informasi mereka. BPS misalnya selalu menerbitkan DIY Dalam Angka yang banyak disokong datanya dari kesehatan, begitu juga instansi lain seperti BPPM dengan penerbitan Analisis Data Gender dan Anak yang juga memerlukan suplai data dari kesehatan.

Untuk memenuhi kebutuhan dari internal maupun eksternal tersebut Dinas Kesehatan menerbitkan Buku Profil Kesehatan yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan lintas sektor tersebut. Sampai dengan saat ini selain datanya harus terpilah, juga dituntut kualitas data yang lebih baik sehingga sehingga bisa benar-benar menggambarkan situasi dan kondisi kesehatan masyarakat yang sebenarnya. Pusat Data dan Informasi Kesehatan Kemenkes melaksanakan Workshop Profil Kesehatan dan PMKDR (Penilaian Mandiri Kualitas Data Rutin) dengan mengundang para pengelola data di setiap Dinas Kesehatan Provinsi se-Indonesia. Workshop dilaksanakan selama 5 hari di Inna Grand Bali dari tanggal 11-15 April 2016. Pada acara pembukaan, Kapusdatin mengingatkan kembali agar kualitas data dan informasi selalu ditingkatkan, salah satunya  dengan melakukan Penilaian Mandiri Kualitas Data Rutn (PMKDR) baik oleh Dinas Kesehatan Provinsi maupun Kab/kota.

PMKDR sendiri dilakukan dengan menelaah laporan rutin, verifikasi data dan penilaian sistem Monev. Pekerjaan ini bisa dilakukan oleh staf program maupun SIK terhadap data yang dilaporkan pada jenjang di bawahnya. Penilaian ini bersifat mandiri dengan berbasis problem solving sehingga bisa menghasilkan pemecahan masalah.Penilaian meliputi kelengkapan, keakuratan, konsistensi, dan kualitas komponen sistem pemantauan program.

(ug)



Bagikan